Kediaman keluarga Maqil terasa lebih panas saat ini. Bukan karena suhu udara kota, tetapi karena kabar mengejutkan yang datang begitu saja. Ekspresi Adnan yang biasanya ramah dan hangat kini menjadi sosok dingin tak tersentuh. Tania yang sangat paham akan suasana hati suaminya itu memilih diam, sedangkan Keyra terlihat cemas dan hatinya pun berharap kalau kabar ini hanyalah fitnah belaka. Di ruang tamu itu, seorang wanita berpakaian seragam perawat salah satu rumah sakit swasta itu tengah duduk di sofa single dengan seorang bayi yang diperkirakan baru berumur kurang dari seminggu. "Apa benar yang Anda katakan?" Suara bariton terdengar lantang dari Adnan. Pria paruh baya itu masih berusaha bersikap tenang meskipun amarah menguasai hatinya. Sesekali ia lafazkan istigfar untuk menenangkan

