Nayyara keluar dari kamar mandi dengan tubuh lebih segar. Ia mendapati suaminya tertidur pulas. Wanita itu menggeleng geli. Pasalnya, sang suami tercinta belum membersihkan dirinya dan melakukan salat Isya. Ia pun segera berpakaian dan memakai mukenanya. Setelah itu, ia bangunkan suaminya agar segera mandi dan salat. "Hubby, bangun! Kamu belum mandi dan salat, lho!" ujarnya sembari menepuk pelan pipinya. Hazig pun terbangun dan mendapati istrinya tersenyum manis. Tunggu, ia melihat ada yang aneh. Seketika ia tersenyum penuh arti dan langsung bangkit dari ranjang dan ke kamar mandi. Setelah ia melepas pakaiannya, ia langsung mandi dengan cepat karena tak ingin sang istri tercinta menunggu terlalu lama. Sementara Nayyara sedang menyiapkan pakaian ganti untuk suaminya yang ia letakkan di

