Solat ashar berjamaah kala itu terasa sangat nikmat untuk mereka. Ditemani semilir angin puncak dan ketenangan alam yang menakjubkan. Ketika wajah dan dahi menyentuh tanah, jiwa mereka seakan menyatu dengan bumi, bercengkrama, dan berharap kepada pemilik-Nya. Berada di ketinggian ribuan meter di atas permukaan laut, membuat hati merasa sangat dekat dengan pemilik alam. Suasana di tempat itu membuat jiwa tak bisa berhenti bermunajat, meminta keselamatan, memohon perlindungan, dan bersyukur sebanyak-banyaknya atas penciptaan yang luar biasa pada bumi ini. Sungguh, tidak ada nikmat yang lebih nikmat dari keridhoan Allah pada ciptaan-Nya. Mereka menengadah di akhir solatnya, berdoa dan berserah diri kepada Pemilik Alam Semesta. Matahari perlahan turun di ujung barat, cahaya terangnya perlah

