Kaki-kaki kuat laksana baja itu melangkah, mendaki untuk sampai ke puncak, yang di atasnya menampilkan pemandangan alam penyejuk mata, yang tentunya tidak bisa ditempuh dengan waktu singkat. Para suami dan istrinya masing-masing tampak menikmati perjalanan. Meski gundukan dan tanah terjal mengelilingi mereka, tak menjadi penghalang untuk mencapai puncak yang menyimpan keindahan surga dunia. Pukul sepuluh pagi, mereka baru sampai di post dua, tepatnya di Padang Savana Sembalun Lawang, mereka berhenti sejenak di sana untuk menikmati pemandangan dan berfoto ria. Kemudian perjalanan dilanjutkan menuju ke post tiga. Dalam perjalanan itu, Glen bercerita panjang pada Nandira. Sesekali Nandira bertanya pada Glen setelah suaminya itu menceritakan semua tentang Gladis padanya. Dia merasa sangat b

