Gladis dan Glen masih berada di tempat makan itu, menghabiskan makanan masing-masing yang sudah hampir tandas. Setelah keduanya selesai, mereka segera beranjak dan pergi dari tempat makan. Kini, Glen bersama Gladis sudah berada di dalam mobil. Glen melirik dengan sudut mata tajam pada gadis di sebelahnya. Tampak Gladis yang hanya diam dengan tatapan lurus ke depan, nanar. "Jadi gue harus nganter lo ke mana?" Glen akhirnya membuka suara setelah cukup lama keheningan menemani mereka. Gladis tersadar dari lamunan panjangnya. Dia menoleh sejenak pada Glen, lalu kembali meluruskan pandangan ke jalanan di depan mereka. "Gue turun di pertigaan depan itu aja," kata Gladis seraya menunjuk jalan pertigaan di depan mereka, jaraknya sekitar seratus meter dari mobil Glen yang melaju. Glen meng

