Beberapa jam sebelumnya, tepat ketika Bagas tiba di kota ini, seorang gadis baru saja membuka toko yang baru-baru ini dia giati. Tampak Gladis yang sedang mempersiapkan barang-barang di toko laundry milik bosnya. Setelah kemarin dirinya mendapati kebingungan tentang tempat untuk menetap, akhirnya gadis itu mendapatkan sebuah pekerjaan yang ia perkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Dia bersyukur dengan apa yang dia miliki sekarang. Ponsel yang Glen berikan padanya sangat memberikan manfaat. Dari ponsel itulah dia mendapatkan info lowongan pekerjaan, meski hanya menjadi seorang pencuci baju. "Permisi." Gladis menoleh, dia mendapatkan pelanggan pertamanya pagi ini. Seorang gadis dengan khimar putih dan totebag merah mudah tersenyum ke arahnya. Keduanya saling menatap s

