"Sayang ... Aa ...." Ara menepuk bantal yang berada tepat di sebelah bantalnya dan tidak mendapati sang suami berada di tempatnya, wanita itu membuka matanya yang terasa masih berat karena merasa kehilangan guling hidupnya yang biasa ia peluk ketika sesaat terbangun dari lelapnya di malam hari. "Sayang, kok, enggak bangunin aku?" tanya Ara begitu membuka mata dan melihat sang suami tengah memangku sang buah hati di atas sofa yang berada tepat di sebelah box bayi mereka. tangan kirinya memegang dot berisi Air s**u Ibu yang sudah Ara perah dan ia simpan di kulkas. "Aa tau kamu pasti capek jagain Rahma seharian, makanya Ada enggak bangunin kamu," jawab Atqa setengah berbisik ia tidak ingin sang putri yang baru saja memejamkan matanya kembali terbangun. Ara menyingkap selimut lalu duduk

