Ara sudah bersiap sejak pagi, bangun saat matahari belum bersinar sudah menjadi kebiasaannya hanya yang berbeda hari ini setelah memasak dan menyiapkan sarapan dirinya bersiap untuk kegiatan barunya. Mencari kerja. Setelan celana bahan berwarna coklat tua dan kemeja lengan sebatas siku telah ia kenakan, lengkap dengan sepatu kerja berwarna hitam. Membawa surat lamaran kerja yang telah ia persiapkan semalam ia berharap jika nasibnya akan lebih baik di kota ini. "Ayo, Pak kita sarapan dulu, Ara udah masak banyak sekalian untuk makan siang Bapak nanti. Takutnya Ara belum pulang pas jam makan siang," ujar Ara sambil mengisi piring ayahnya dengan nasi dan lauk pauknya. "Nanti siang pas jam istirahat Bapak jemput aja, ya," jawab Adi memberi ide. "Enggak usah, Pak. Takutnya Ara belum sele

