Setelah semalaman berpikir. Pagi itu Kamila pergi ke kantor sembari menunggu Bos Eric datang. Hatinya begitu resah karena sebentar lagi dia akan melaporkan sesuatu hal yang seharusnya tidak perlu dilaporkan kepada Eric. Namun surat perjanjian itu menuntut Kamila untuk melaporkan apa saja yang berhubungan dengan Evan. Mau tidak mau Kamila harus bertindak sesuai isi surat perjanjian itu. Ketika Kamila melihat Tuan muda Eric sudah sampai di kantor. Dia bergegas membuatkan secangkir kopi untuk Tuan muda Eric. Sebenarnya kopi itu sebagai alasan untuk Kamila bisa menemui Eric di ruangannya. Dengan begitu tidak ada satu pun orang yang mencurigai perjanjian yang terjadi antara Eric dan Kamila. Dengan langkah yang terbata-bata. Kamila berjalan menaiki lantai tiga. Tiba-tiba tangannya gemetar saat

