Semua anggota tim bergeming ketika Bayu menawarkan sebuah tawaran untuk mengikuti balap motor legendaris the king of mount fire. Mereka benar-benar terkejut dan merasa tidak yakin bisa bersaing dalam balap motor legendaris itu. “Hei! Lah kok pada bengong?” Bayu justru melongo melihat ekspresi semua anggota tim. Tidak terkecuali Evan. “Mumpung Om Bahri masih ada di sini! Kalau kalian yakin mau menjajal adrenalin serta kemampuan kalian, ikut saja!” Bayu Rahardian memberikan motivasi kepada mereka. Lebih tepatnya mengompori mereka untuk ikut dalam ajang bergengsi yang diadakan satu tahun sekali secara tertutup di bukit api. Sontak semua anggota tim saling menatap satu persatu secara bergantian. Mereka masih ragu kalau di antara mereka ada yang tidak setuju. “Ya ampun!” Bayu Rahardian kemb

