Malam ini Ellina benar-benar kembali ke kamarnya di rumah keluarga Rexton. Dia meneliti seisi kamarnya meski tak banyak yang berubah. Selain barang-barangnya yang raib sejak dia tinggalkan dua tahun lebih yang lalu. Berdiri di dekat jendela, menatap halaman luar samping dari balik kaca jendela. Sosoknya yang ramping, dalam balutan piyama hitam tampak sangat rapuh dengan rambut panjang yang tergerai. Kedua tangannya tersilang di depan d**a dengan ekspresi wajah tenang. Sangat tenang meski waktu telah berlalu dari tengah malam. "Bukankah ini lucu? Dulu aku lari bahkan ingin sekali keluar dari rumah ini, tapi hari ini, aku kembali. Kembali dan bahkan mengalami malam panjang yang buruk kembali," desis Ellina lirih. Mata Ellina terpejam rapat. Semua ingatan dari dua tahun lal

