Typo bertebaran. Part blm di perbaiki. Happy reading. *** Aldric membanting semua dokumen di tangannya saat baru saja tiba di rumah. Lexsi hanya duduk di sofa dan terdiam. Pikirannya jelas terasa tidak nyaman saat mengingat penglihatannya di lokasi pakir hotel beberapa jam yang lalu. Saat itu dia jelas melihat Irlac tengah berjalan dengan seorang gadis seumuran dengan dirinya. Mereka tampak sangat serasi dari jauh namun saat memperhatikan gadis di samping Irlac, entah kenapa perasananya menjadi buruk. Itu tak mungkin dia kan? Kenapa gadis itu sangat mirip? Tidak, dia sudah mati. Aku pasti salah. Dan perasaanku pasti juga salah. Itu bukan dirinya. "Sayang, ada apa? Apa yang terjadi?" Vania yang baru saja menyeduh kopi tercengang saat melihat beberapa surat berserakan d

