Ellina tertidur pulas di dalam mobil Irlac. Mobil melaju ke pusat kota dengan kecepatan sedang. Prioritas utama Irlac adalah kenyamanan Ellina. Jadi dia akan sangat hati-hati saat menyetir dan tak akan membiarkan Ellina terbangun karena merasa tidak nyaman. Di telinga Irlac, sebuah earphone terpasang. Tatapannya mengunci jalanan dengan fokus meski telepon telah tersambung dengan orang di ujung sana. "Tuan Muda, Tuan Rexton telah menunggu." "Arahkan pertemuan di sebuah hotel terdekat selain Canuto." "Hotel seperti apa yang Tuan inginkan? Apakah itu karena tuan akan bersama Nona Ellina?" tanya Damon hati-hati. Mendapati pertanyaan itu Irlac tertawa. "Apa yang kau pikirkan tentang kami? Kau keterlaluan. Dia tertidur, lalu aku butuh melangkah ke rencana selanjutnya." "Tuan,"

