Menyita Pikiran

384 Words
Author Pov Pagi ini di ruang olahraga apartemen Leo,, Leo menghabiskan tiga jam penuh dengan berolahraga.. Leo memang kerap kali memilih menghabiskan waktu dengan olahraga daripada dengan datang ke Club jika suasana hatinya sedang tidak baik. Kemarin adalah hari yang cukup melelahkan bagi Leo.. setelah seharian harus berurusan dengan rekan-rekan bisnisnya di tambah lagi dengan pertemuan yang tidak di duga oleh nya.. Tanpa di sadari oleh Leo, pertemuan tak terduga itu cukup menyita pikirannya.. Semalam bahkan pria itu tidak cukup tidur karena seperti ada yang mengganggu isi pikirannya.. Leo bisa memejamkan mata saat waktu menunjukan pukul tiga dini hari.. Dan pagi ini pria itu terbangun pada pukul lima dan menghabiskan waktu dengan olahraga.. setelah puas berolahraga, Leo segera beranjak untuk membersihkan diri.. tidak perlu waktu lama untuk pria itu membersihkan dirinya,... pria itu keluar dengan hanya ada handuk putih yang melilit di pinggangnya.. Leo beranjak menuju Walk in Closed miliknya memilih pakaian apa yang harus pria itu gunakan ke kantor.. Ya, hari ini adalah hari pertama Leo akan memegang kendali perusahaan yang ada di Indonesia... Karena selama ini Leo yang mengurus Perusahaan induk keluarga Axton yang berada di London.. Ayah Leo memintanya untuk kembali ke Indonesia untuk mengurusi perusahaan yang ada di sini selain itu orang tua Leo ingin menghabiskan masa tua mereka dengan selalu berada di dekat putra tunggal mereka... sementara untuk perusahaan induk yang ada di London di percayakan kepada adik dari ayah Leo sendiri.. Tapi tetap tidak lepas dari pengawasan Leo, karena pria itu adalah CEO seluruh perusahaan keluarga Axton.. Setelah selesai merapikan diri, Leo meraih ponselnya yang berada di atas nakas dan menghubungi Tom AsPrinya.. "Tom, persiapkan semuanya sekarang,, hari ini saya ingin semua berkumpul di Aula perusahaan.."perintah Leo "Baik Tuan, apa anda ingin saya yang menjemput anda?" tanya Tom pada Leo, bukan tanpa alasan Tom bertanya, karena selama ini biasanya Tom lah yang selalu mengantar jemput Leo kemanapun pria itu inginkan, hanya saja untuk beberapa hari ini dia di tugaskan untuk mengurus persiapan kedatangan Leo di perusahaan yang di jadwalkan pada hari rabu.. Tapi pada kenyataannya tuannya itu sudah tidak bisa menunggu lebih lama lagi.. untung saja Tom sudah mempersiapkan semuanya.. hanya tinggal mengumumkan ke seluruh karyawan untuk berkumpul dan menyampaikan tujuan mereka di kumpulkan.. "Tidak perlu, saya berangkat sendiri, 30 menit lagi saya tiba di kantor" "Baik tuan"..
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD