Nayla Pov
Seperti orang-orang kebanyakan yang tidak menyukai hari senin, aku pun begitu.
Hari ini aku memiliki beberapa agenda yang harus aku tangani secepatnya..
Beberapa hari yang lalu aku mendengar bahwa CEO utama perusahaan ini akan kembali untuk memegang kendali perusahaan yang ada di Indonesia.
Mendengar berita itu sungguh aku tidak menyangka jika waktunya akan tiba sebentar lagi..Aku sudah cukup mempersiapkan diri untuk pertemuan nanti, tapi seperti apa kedepannya aku pun tidak tahu..
Pagi ini aku cukup di buat terkejut dengan berita yang sudah beredar di lingkungan kantor..
Berita tentang kedatangan CEO perusahaan di majukan menjadi hari ini dari yang awalnya di jadwalkan seharusnya hari kamis nanti..
Mendengar berita itu aku hanya bisa menghela nafasku..
sungguh aku tidak menyangka jika waktunya akan di percepat..
Jika kalian pikir aku sengaja menyuapkan diriku di perusahaan ini maka kalian salah besar..
Awalnya aku bekerja di perusahaan
papaku selama kurang lebih tiga tahun.. hanya saja selama bekerja di sana aku tidak mendapatkan apa yang aku cari..
atau mungkin itu bukanlah Passion ku..
Setelah resign dari perusahaan papaku aku memutuskan untuk mencari pekerjaan lain..
Dan secara kebetulan salah satu sahabatku menawarkan untuk bekerja di perusahaan tempatnya bekerja..
Saking antusiasnya aku tidak memeriksa asal-usul dan siapa pemilik perusahaan tersebut..
Setelah penandatanganan kontrak terjadi, semua berjalan seperti biasa..
Sampai saat beberapa bulan berlalu aku bekerja, tanpa sengaja aku bertemu dengan Om Frans ayah Leo.. Rasa penasaranku bertanya dalam otakku, apa yang membuat om frans ada di sini..
Dan saat mengetahui faktanya dari sahabatku Ami, betapa terkejutnya aku kalau om frans adalah pemilik perusahaan ini.. Dan itu artinya ini juga adalah perusahaan Leo..
Tapi saat itu aku cukup bernafas lega karena yang ku dengar Leo saat ini tidak berada di Indonesia, pria itu sedang mengurus induk perusahaan yang ada di London.
Awalnya aku berniat untuk menyelesaikan kontrakku satu tahun setelah itu aku mengundurkan diri, tapi entah ini kesialan ataukah kebahagiaan.. seminggu sebelum masa kontrakku habis aku di tawarkan untuk kenaikan jabatan menjadi Manager di divisiku..
pada awalnya aku ragu tapi setelah ku pikir-pikir lagi.. kesempatan ini tak akan datang dua kali..
Dan akhirnya di sinilah aku berada..
Saat ini waktu sudah menunjukan pukul 09:55 yang artinya sebentar lagi sosok yang di tunggu-tunggu akan segera datang..
SementarA di Aula sendiri sudah terisi penuh dengan karyawan kantor..
di barisan paling depan diisi oleh Manager setiap divisi dan bagian belakang diduduki oleh karyawan sesuai divisi masing-masing..
Hening
Suara derap langkah terdengar menggema di setia sudut ruangan Aula itu,, suasana yang hening membuat ketegangan di sana semakin terasa..
sekilas kulihat Leo berjalan dengan langkah kaki yang tegas dan berwibawa,, sorot mata teduhnya sudah tidak lagi ku temukan yang ada hanya tatapan tajam yang seakan siap menusuk siapapun yang melihatnya..
Tak sengaja tatapan mata kami bertemu dan kulihat Leo segera memalingkan wajahnya..
sementara di belakang Leo di ikuti oleh beberapa orang yang aku ketahui.
yang satu adalah AsPri nya Leo, Tom.. Dan yan lainnya adalah para petinggi perusahaan..
Leo dan yang lainnya menduduki panggung yang sudah tersedia di depan.
Suara MC membuka keheningan yang ada..
MC yang tak Lain ada Tom mempersilahkan Leo untuk memperkenalkan diri secara langsung sebagai CEO....