Part 43

1027 Words

"Camila! Ya ampun. Kok bisa?" ucap Emi dengan khawatir begitu masuk ke dalam ruang perawatan Camila bersama Fitri. Ia mendapat kabar dari temannya itu jika Camila sedang dirawat di rumah sakit. Ia melihat pergelangan tangan Camila yang diperban, tanda jika temannya itu benar-benar mencoba untuk bunuh diri. "Kita tahu dari Evan. Dia lihat kamu beberapa hari yang lalu pas tebus obat buat ibunya. Pas aku tanya pak Bara, dia malah pura-pura nggak tahu. Dasar suami b******k!" Emi masih terus mengoceh sementara Fitri meletakkan sekeranjang buah yang dibawanya ke nakas di samping ranjang Camila. Camila cukup terkejut dengan kedatangan dua temannya itu. Ia hanya tersenyum tipis seakan menguatkan dirinya. "Dia udah bukan suamiku lagi." "Apa? Kalian udah bercerai?" tanya Emi hampir tak percaya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD