"What!?" Pekik Alesha setelah mendengar penjelasan Azura
"Jadi lo mau pura pura pacaran sama bokap nya Deron? Terus lo mau bikin Deron jatuh cinta lagi sama lo? Trus Deron bakal cemburu? Trus di akhir nanti lo bakal pura pura nerima Deron lagi dan lo bakal sakitin dia lebih parah lagi? Gitu?" Tanya Alesha memastikan
Azira mengangguk membenarkan semua perkataan Alesha, "Gila! Lo bener bener gila, ga nyangka gw lo bakal kepikiran sampe sana. Ini bokap nga Deron loh, mana udah umur nya tiga puluh enam lagi." Ujar Alesha masih tak oercaya
"Umur cuman angka sayang, lagian om Denzel ganteng kok pake banget malah. Kalau gw ga inget rencana gw, gw pasti udah bakal klepek klepek sama om Denzel. Siapa sih yang bakal nolak cowo seganteng dia?" Sahut Azura
"Iya sih, tapi.. Ah udah lah. Emang lo doang yang punya otak paling aneh." Ujar Alesha
Azura hanya terkekeh pelan, lalu Azura mengangkat gelas berisi anggur milik nya, "Cheers?" Sahut Azura
"CHEERS!" Sorak Alesha semangat
Lalu kedua nya pun meminum minuman beralkohol itu hingga lupa waktu, dan pada akhir nya Gerald datang menjemput kedua nya yang sudah mabuk berat
*****
"Zura! Esha! Bangun!"
Suara Gerald yang menggunakan mic untuk membangun kan kedua gadis cantik itu memenuhi seisi rumah. Karena lelah membangun kan kedua gadis itu yang tak kunjung bangun, akhir nya Gerald memilih cara tersebut
Brukk
Suara dentuman itu juga terdengar begitu nyaring sehingga siapa saja yang mendengar nya akan ikut merasakan sakit yang di rasakan Alesha dan Azura
Karena terkejut dengan suara Gerald membuat kedua nya linglung sehingga jatuh dari atas kasur, kedua nya bangun dengan mata yang masih berat untuk terbuka
"Bangun lo berdua, udah jam sembilan juga." Sahut Gerald
Mendengar itu sontak membuat Azura melebar kan mata nya, "Serius b*****t! Udah jam sembilan ha!?" Tanya Azura panik
Gerald hanya mengangguk santai lalu keluar dari kamar Azura, sedangkan Azura langsung lari terbirit b***t masuk ke dalam kamar mandi
"s****n! Pasti Deron sama Clara udah ada di rumah om Denzel." Ujar Azura panik
Yah, pagi ini Azura berencana akan pergi ke rumah Denzel. Tapi karena diri nya yang mabuk berat membuat nya lupa waktu, dengan kecepatan kilat Azura bersiap dan berdandan secantik mungkin
Merasa diri nya sudah sempurna, Azura pun keluar dari kamar nya meninggal kan Alesha yang tertidur kembali
Azura melangkah masuk ke dalam dapur di mana ada ibu nya yang sedang membuat sesuatu, Azura segera berjalan menuju kulkas untuk mengambil minuman pereda pengar
"Mau kemana?" Tanya Jane
"Ada urusan bun, di atas masih ada Esha jadi kalau dia belum bangun pas makan siang. Siram aja bun." Ucap Azura lalu mengecup pipi ibu nya dan pergi dari sana
Azura segera melajukan mobil nya membelah jalanan ibu kota yang sedikit sepi, karena tak ada macet akhir nya dengan cepat Azura sampai di kediaman Denzel
Saat sampai di depan pos satpam, Azura segera menurun kan kaca mobil nya dan tanpa di duga saat satpam itu melihat wajah Azura, satpam itu segera membuka kan pintu pagar untuk Azura masuk
Tak ingin ambil pusing, Azura segera masuk ke dalam pekarangan kediaman Denzel yang cukup luas
Setelah memarkirkan nya Azura segera keluar dari mobil nya dan Azura dapat melihat sebuah mobil berwarna merah yang Azura ketahui itu adalah mobil Deron, mantan kekasih nya
Azura pun segera masuk ke dalam rumah dan langsung di hubung kan ke ruang tamu, di sana Azura dapat melihat Clara dan Deron yang duduk sampingan di hadapan Denzel yang memasang raut wajah datar khas milik nya
Azura tersenyum kecil lalu berjalan dengan anggun, suara hentakan sepatu boots nya membuat tiga pasang mata itu mengarah pada nya
Dapat Azura lihat, Deron dan Clara terkejut dengan kedatangan nya berbeda dengan Denzel yang terlihat menyungging kan senyum nya. Untuk sebentar, Azura terpana dengan senyuman Denzel itu yang kelewat manis
Denzel berdiri dari duduk nya dan segera berjalan menghampiri Azura begitu pula Deron dan Clara yang ikut berdiri
Saat sampai di depan Azura, Denzel segera memeluk pinggang Azura dari samping membuat Azura menegang dalam waktu sebentar agar tak di curigai oleh Deron dan Clara
"Aku kira kamu ga bakal dateng." Ucap Denzel yang mulai berbicara informal pada Azura berbeda dengan semalam
"Maaf, aku ketiduran." Balas Azura sembari tersenyum manis pada Denzel
Denzel pun juga ikut tersenyum kecil lalu mengacak pelan rambut Azura, "Ayo, Deron bawa pacar nya jadi aku mau ngenalin ke kamu. Lagian ini juga pertama kali nya kan aku ngenalin kamu ke anak aku." Ucap Denzel
Kedua nya pun berjalan ke arah sofa dan duduk tepat di hadapan Deron dan Clara yang masih berdiri dengan menatap tak percaya pada Azura
"Cewe gila." Desis Deron pelan
Tapi Azura dan Denzel masih bisa mendengar nya, Azura tertawa puas di dalam hati melihat wajah merah Deron dan Clara. Entah kedua nya sedang marah atau bagaimana, Azura pun tak tahu perasaan kedua nya
"Ayo duduk." Ucap Denzel pada Deron dan Clara
Kedua nya pun duduk dan Denzel lalu tersenyum pada Azura, "Kenalin dia pacar daddy, kalian pasti kenal kan siapa dia?" Sahut Denzel
Kedua nya mengangguk menjawab Denzel, "Hai calon anak dan calon mantu." Azura berkata dengan penuh penekanan di setiap kata nya
Tak ada balasan dari kedua nya, Azura hanya dapat melihat tangan Clara yang mengepal kuat dan Deron yang menatap nya dengan tatapan tajam
"Daddy udah lama pacaran sama dia?" Tanya Deron
Denzel mengangguk, "Udah sekitar setahun deh kayak nya, iya kan sayang?" Tanya Denzel pada Azura
"Hm, akhir bulan ini kita udah cukup setahun." Balas Azura
Deron mengangguk paham walaupun di dalam hati Deron terus menyumpah serapahi Azura, sedangkan Clara masih mengepal kan tangan nya bahkan tangan nya sudah memerah
"Kamu kenapa? Tangan kamu di kelamin terus sampe merah gitu." Ucap Azura oada Clara
Clara pun melepaskan kepalan tangan nya dan langsung tersenyum manis ke arah Azura
"Gpp, aku cuma gugup aja." Ucap Clara mencari alasan
Azura tersenyum sinis lalu diri nya menatap Deron, "Aku harap kita bisa akur, bagaimana pun sebentar lagi aku akan menjadi sambung mu. Tahun depan aku dan Denzel akan menikah." Ucap Azura
Sontak perkataan Azura membuat Denzel terkejut tapi sebisa mungkin Denzel menahan rasa terkejut nya, sedangkan Deron kini sudah semakin merasa emos
"Bener dad?" Tanya Deron pada ayah nya
Denzel hanya mengangguk membalas pertanyaan Deron, Denzel masih berusaha menahan rasa terkejut nya dengan perkataan Azura
Entah apa yang di pikirkan gadis itu sehingga berani berbuat sejauh ini
"Yaudah kalau gitu aku sama Clara pamit." Ujar Deron dan langsung menarik tangan Clara untuk segera pergi dari sana
Dan tanpa di duga Deron mencium bibir Clara tepat saat kedua nya berada di ujung ruang keluarga, tanpa sadar Azura mengepal kan tangan nya kuat melihat kejadian itu
Dan hal itu di sadari oleh Denzel, Denzel hanya bisa geleng geleng kepala melihat semua kejadian ini. Entah ini kesialan atau apa sehingga diri nya bisa terjebak dalam situasi seperti ini walaupun diri nya sendiri yang menyebabkan kan nya terjebak di situasi ini
TBC
See you next chapter