BAB 57 – Lamaran

1417 Words

Kabupaten Berau, kediaman Aulia. Aulia yang baru saja akan bersiap hendak ke kantornya, terhenyak setelah mendengarkan kabar dari ibunya. Andhini dan Reinald tidak bisa menemani Aulia untuk menyambut kedatangan Rayhan dan keluarganya. Aulia kembali terduduk di atas ranjangnya. Hatinya sedih dan terluka. Tapi alasan ibu dan ayah sambungnya, juga tidak bisa ia sepelekan. Asri dalam keadaan tidak baik-baik saja. Tidak mungkin mereka akan meninggalkan Asri seorang diri di Bandung. Azizah lewat di depan kamar Aulia. Pintu kamar itu tidak tertutup sama sekali. Ia melihat putrinya tengah duduk merenung di atas ranjang, Azizah menghampiri. “Aulia, ada apa, Nak?” “Ibuk? Barusan mama dan papa Rei menelepon, katanya mereka tidak bisa datang ke sini untuk ikut menyambut keluarga kak Rayhan.” “Lh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD