"Ini kok berantakan, sih?" Ratih mendongak menatap wanita tua yang tiba-tiba datang. Ratih tahu siapa wanita ini, ibunya bilang kalau dia adalah nenek barunya. "Nenek," sapa Ratih riang. Gadis kecil berdiri sambil memeluk bonekanya. Beberapa mainan ya tercecer di lantai. "Ini mainan kamu, kan?" di tanya seperti itu, Ratih langsung mengangguk polos. "Ck! Bisa, sih, kamu main, ya, nggak berantakan begini? Saya jadi susah jalannya kalau di lantai banyak mainan begini. Dasar kamu ini! Harusnya sadar diri, dong!" wanita tua itu memelototi Ratih. Seketika membuat gadis kecil itu takut, lalu mundur beberapa langkah. "Bereskan ini sekarang!" titah wanita itu lagi. "Ta-tapi ...." Wanita itu merupakan mami Pras, memelotot galak sehingga Ratih semakin takut. "Bereskan cepat! Kamu ini bukan sia

