“Ehmm...” Putri bergerak-gerak gelisah, terlihat mulai tak nyaman dengan tidurnya karena merasakan berat pada sesuatu yang menindihi perut juga tangannya saat ini. Mata yang masih ingin di rapatkannya itu akhirnya dengan sangat terpaksa perlahan mulai di bukanya, dan di temukannya penyebab yang sudah membebani dirinya ternyata adalah tangan kekar juga kepala milik pria yang saat ini masih tertidur dengan posisinya yang membuatnya sedikit terheran. “Ini... Dewa kan?” Tanyanya, sambil memperhatikan wajah yang masih sangat di pertanyakan sosoknya itu. ‘Mas Nakula gak mungkin tiba-tiba pulang’ ‘Tapi... kalo emang dia ini Dewa, kenapa dia tidur sambil duduk kaya orang yang lagi jagain aku gini’ Batinnya Putri benar-benar di buat berpikir keras, bertanya-tanya ‘masa iya Dewa mau-

