"Dokter Febby sudah dihjemput sama Dokter Khavi tuh, Dok. Dokter Khavi udah ngetem di nurse station nungguin Dokter Febby. Saya yang jomblo jadi iri." Febby yang sedang merapihkan meja kerjanya tersenyum mendengar ucapan Suster Fira yang membantunya hari ini. Febby keluar dari ruang kerjanya dan ketika pandangannya menemukan sosok Khavi, senyuman Febby jelas semakin lebar. Febby sudah memikirkan semua baik-baik. Tidak ada gunanya ia menipu perasaannya sendiri lagi terlebih Khavi sudah berusaha membuktikannya sejauh ini. Khavi tidak pikir panjang memenuhi persyaratan yang diminta Mamanya bagaimana bisa Febby tega masih mau menolak pria itu. Ketika Khavi beranjak dari tempat duduknya di nurse station dan mendekati Febby, Febby tidak lagi bersikap dingin. Febby mengikuti Khavi yang mengajak

