“Rakyatku, aku tahu, kalau aku masih harus banyak belajar untuk mengemban tugas ini, tapi sampai kapan pun aku akan terus belajar untuk memajukan Negeri yang kita cintai ini. Jadi, Aku harap, kalian akan terus bersamaku sampai seterusnya.” Hanya itu yang bisa Roro katakan. Jangan menghakimi dirinya yang tidak pandai berbicara, karena memang itulah kenyataan yang ada pada dirinya. Roro anak yang baik dan mudah bergaul, tapi ketika di dekatkan dengan harus bicara di depan umum, dia akan gemetar dan semua yang sudah dia rancang hilang di telan ketakutan dan gugup. Setelah selesai penobatan, Roro di arak di dalam kereta yang di tarik oleh tiga ekor kuda putih dengan di sisi kanan dan kirinya di jaga masing-masing harimau putih yang terlihat selalu waspada menjaga Roro dari orang-orang yang i

