Roro hanya bisa mengangguk dengan apa yang Patih Tarata katakan. Namun ada yang aneh, setelah wanita itu datang, Roro merasakan ada yang terjadi dalam tubuhnya. Dia merasa ada yang melayang dan membawanya pergi. Mungkin itu karena Roro banyak berpikir yang tidak-tidak. Sebab yang sebenarnya, tidaklah terjadi apa-apa sampai dia mendengar wanita itu bicara pada patih Tarata. “Ternyata kamu bisa membawa dia masuk juga, aku salut dengan apa yang kamu lakukan. Tapi nanti dulu, kenapa kamu terlihat kepayahan dan yang aku dengar, kamu di bopong wakil menteri?” ucapan itu membuat Roro kembali ingat apa yang terjadi pada harimau putih yang sekarang menjadi patih Tarata, yang berdiri di samping Roro dengan hanya membungkuk ketika si wanita bicara seperti itu. Suara wanita itu memang terdengar khaw

