11

1348 Words

Siang pun berlalu dengan terasa cepat, dan Roro pun sampai di waktu untuk pulang dari pekerjaannya yang melelahkan. Dengan cukup cepat, Roro bergegas pulang untuk mencari informasi. Namun ketika baru saja akan melangkah pulang, Bosnya kembali memanggil dan meminta Roro untuk membuatkan dia secangkir kopi. Sungguh hal yang sangat menjengkelkan dalam hidup Roro.  “Apa dia tidak ingin bertemu dengan keluarganya! Minta kopi di jam begini, seharusnya dia pulang saja, minta pada istrinya.” Sungut Roro sambil mencampurkan bubuk kopi dan gula yang biasa dia buat. Tata yang ada di sampingnya hanya tersenyum sepertinya dia menikmati sang teman yang tertindas oleh Bosnya. “Kamu harus ingat Rooo, Bos kita itu masih belum menikah. Mungkin saja ini sinyal dia menyukaimu.” Ucap Tata yang kembali meng

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD