"Ya kalo gue sih jujur ya, mas, emang gak ada pikiran buat nikah." "Kenapa?" Ia berdeham. Ia serius loh memikirkan ini. Walau kadang ingin punya asmara namun ia tekan dalam-dalam. "Gue aja belum selesai sama diri gue sendiri." Menurutnya, ada banyak hal yang perlu ia perbaiki. Ia belum berdamai dengan orangtua. Ia belum berdamai dengan dirinya sendiri juga. Ya banyak hal lah. Masa mau tambah beban dengan hidup bersama orang asing? Baginya ya cuma tambah masalah. "Gue beda dari Maira yang memang pikirannya sempurna untuk menikah. Gue juga beda sama Eshal yang masih nyempetin diri untuk memikirkan pernikahan." "Bukan karena gagal move on dari mantan?" "Gak lah. Meski masih sakit hati karena ditinggal nikah sih." Hahahaha. Ia jujur. Ya tapi ia tak mau menangisi lagi. Ya sudah cukup k

