Harta Berharga

1042 Words

Canggung? Jelas lah. Karena semua terjadi secara spontan. Tapi ia tertawa mendengar Rasydan tak berhenti bersin-bersin pagi ini. Cowok itu menoleh. Seketika ya Rheina mengalihkan tatapannya, tapi masih tidak bisa menahan tawanya. "Kamu harus bertanggung jawab!" Ya. Karena dicium Rheina sampai bablas. Mereka hampir tak berpakaian di balkon. Untung saja Rheina tersadar lebih dulu karena punggungnya sakit. Ya bayangkan, berbaring di atas kursi yang tak ada bantalannya. Bagaimana tak sakit heh punggungnya? Gara-gara itu ya mereka beranjak. Rasydan berupaya menyelimuti Rheina biar auratnya tak terlihat ketika ia gendong ke dalam kamar. Walau dirinya yang sudah bertelanjang d**a harus menahan angin dan suhu udara yang tak bisa diajak berdamai. "Aku rasanya masuk angin." "Dokter kan bisa me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD