BAB 83: Kehancuran Alex

2163 Words

Malam mulai terlihat, kobaran merah yang menakutkan itu berubah menjadi kepulan asap. Panasnya api yang menyengat menghilang, satu persatu orang perlahan pergi karena semuanya sudah usai. Alex duduk di emperan sebuah gedung menatap kosong gedung perumahan perumahaan yang sudah rusak. Alex hanya bisa mengusap wajahnya yang kini di hiasi asap hitam. Napasnya terasa sangat sesak setelah melihat isi dalam kamarnya. Tidak ada satupun barang-barang yang tersisa. Semuanya berakhir menjadi abu. Alex yang semula tidak punya apa-apa, kini kembali di buat menjadi tidak memiliki apa-apa lagi. Alex memeluk tas kecilnya yang kini hanya itu yang menjadi satu-satunya harta miliknya. Alex merasa sedih dan kesal, mengapa dulu dia tidak memilih setia kepada Sandra agar hidupnya aman. Lalu bagaimana sek

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD