70.Jangan Menangis

1971 Words

Malam ini Ayaz menghabiskan waktunya dengan Sabrina. Ia juga turut menginap disana bersama istrinya. Karena besok pagi mereka akan melakukan pemeriksaan bersama. Ayaz benar benar tidak sabar menunggu pemeriksaan untuk Sabrina. Karena ini yang pertama kalinya bagi dirinya untuk melihat perkembangan buah hatinya. Pagi hari suasana di rumah Anaya terlihat ramai karena orang tua Anaya dan Ayaz juga berada disana. Mereka sedang sibuk menyusun makanan di atas meja makan di halaman belakang. Seluruh keluarga sudah terlihat berkumpul. Tampak Ayaz mendorong Sabrina keluar menuju halaman belakang bergabung bersama yang lainnya. "Mama senang melihat kalian semua seperti ini. Teruslah bahagia Nak!" Hilda memandang kedua anaknya yang terlihat bahagia bersama keluarga kecilnya. "Kebahagiaan itu akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD