Ups

1037 Words

Elang mencoba mendekati wajah Rachel, tubuh mungilnya digenggam kencang oleh Elang. Rachel seketika terkejut, dirinya merasa panas, sangat panas. Wajah Elang terus mendekat dan mendekat, sampai bibir mereka hampir bersentuhan, tinggal satu gerakan lagi. Satu gerakan yang akan mengubah semuanya. "Tunggu." Seketika Rachel membeku, dia mencoba menjauh dan mendorong tubuh Elang dengan kuat. Dirinya tersadar. Jika hal gila ini terjadi, maka akan terjadi bencana. Elang terhentak, tubuhnya terdorong sedikit ke belakang. Dia tidak menyangka Rachel akan melakukan ini. Tadi adalah sesuatu yang nyata, mereka memiliki perasaan satu sama lain. Rachel panik, napasnya kembang kempis tak beraturan. Matanya mengerjap berkali-kali cemas, langkahnya perlahan mulai mundur. Lalu ia menatap Elang, Elang diha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD