Bab XLI

1116 Words

"Astaghfirullaha'adzim!!" Aditama berseru kemudian buru - buru menyongsong tubuh kurus yang roboh ke bawah itu, menahannya agar tak jatuh menghantam lantai dan deretan bangku - bangku lain yang ada di sana. Selanjutnya dia membawa tubuh Ibu Farhan yang kini tak sadarkan diri itu ke bangku terdekat dan merebangkannya di sana. "Aduh, gimana ini?" Gumamnya panik, bungung harus bagaimana. Bukan karena dia tak tahu apa yang harus dia lakukan. Dia dan semua anggota kepolisian yang ada di Mapoltabes ini semua memiliki sertifikasi PMI. Jadi semua bentuk pertolongan pertama pada kecelakaan, orang pingsan, luka luar dan kecelakaan kecil mereka bisa menanganinya. Ini kecil baginya. Hanya saja sekarang dia panik dan bingung karena yang ditangani kali ini adalah perempuan, dan mereka sedang bera

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD