54

1131 Words

Restu membaca profil pria targetnya dengan teliti dan seksama. Ia menyimpan file profil pria itu ke dalam sebuah flashdisk yang akan ia berikan pada Martin sesampainya di Indonesia nanti. Restu menopang dagunya dengan tangan kirinya. Dahinya mengernyit, tentu saja ia memikirkan banyak hal saat ini. “Apa rencanamu Res?” tanya Brian dengan santai sambil bersedekap. “Apa kamu pernah berurusan denga orang ini Bri?” tanya Restu mulai serius. “Sebagai anggota khusus kepolisian, tentu saja aku pernah berurusan dengannya, emm, lebih tepatnya dengan anak buahnya atau mungkin tangan kanannya. Aku tidak yakin,” ujar Brian sambil menggaruk kepalanya. “Kenapa jawabanmu terkesan ragu-ragu?” tanya Restu. “Orang ini tidak pernah bergerak sendiri. Seperti pada kasusmu, kami hanya bisa menangkap kaki t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD