Pink melihat keluar jendela dari kamarnya. Pemandangan sore yang jingga dan teduh seperti biasa. Tak biasanya ia tiba-tiba merindukan ayah dan ibunya yang sudah tiada. Pink lalu menelakupkan kedua tangannya seraya berdoa dalam hati agar kedua orang tuanya mendapat tempat yang baik dan indah di surga dan tentu saja ingin semua masalah ini selesai. Di tengah doanya, terdengar suara pintu kamar terbuka. “Pink,” sapa Bebi yang membawa semangkuk bakso panas. Uap dari kuah bakso itu menyembul ke udara dan membuat seisi kamar beraroma gurih. “Ini, kita dibelikan Pak Santos bakso,” kata Bebi sambil menyodorkan mangkuk ke arah Pink dengan kedua tangannya yang terlihat sedikit kepanasan. Pink buru-buru menerimanya. “Terima kasih, tapi mana punya mu Beb?” tanya Pink. “Aku tadi beli gorengannya aja

