Seperti biasa, saat ini Dila dan teman-temannya sedang asik berkumpul di kantin. Berhubung hari ini kantin tidak sesumpek biasanya, jadilah mereka berlima bisa menikmati makanannya dengan tenang dan nyaman. Dila dengan semangkok mi ayam, Novi dengan berbagai makanan ringan, Ayu dengan sebungkus siomay, sedangkan Ina dan Vani dengan sepiring batagor. Mereka sedang asik tertawa ketika Novi tiba-tiba saja berceletuk. “Oh iya, Dil, tadi gue ngeliat lo jalan berdua sama Nadhif di koridor. Ngobrolin apaan?” tanya Novi heran. Sontak seluruh pasang mata yang tadi sibuk dengan makanannya jadi mendongak, melemparkan tatapan ingin tahu sekaligus penasarannya pada Dila. “Oh.” Terkekeh kecil, Dila lalu menjawab. “Dia ngajak gue makan bareng, tapi gue tolak. Gue kan udah janji bakalan makan bareng k

