c h a p t e r 1 7

2340 Words

Orang bilang, cinta itu buta. Cinta itu tuli. Tidak mau melihat, juga tidak mau mendengar. Hal apa pun yang diucapkan oleh orang lain, hanya terasa bagai angin lalu. Hal apa pun yang terlihat oleh mata, hanya terasa bagai kilasan ilusi. Awalnya, Dila pikir Delo bakalan benar-benar berhenti mengganggunya setelah mendengar apa yang terjadi di sekolah. Aduh, siapa sih yang enggak tahu kalau Dila dan Nadhif jadian? Tanpa perlu seribu mulut penyebar gosip pun, anak-anak di sekolah udah jelas tahu kalau mereka berdua termasuk ke dalam satu dari sekian banyak pasangan abege di sekolah. Orang setiap berangkat dan pulang sekolah mereka berdua selalu aja pergi bareng. Belum lagi keduanya kerap kali makan bersama di kantin ketika istirahat tiba. Cuma bocah ingusan belum baligh yang menganggap hubu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD