Dila berjalan di koridor utama dengan langkah gontai. Bel tanda pulang telah berbunyi sejak setengah jam yang lalu, namun karena cewek itu kelewat malas untuk sekadar bergerak dari tempat duduknya, jadilah Dila harus pulang sendirian karena Ina dengan teman-temannya yang lain sudah pulang lebih dulu. Sebenarnya, bukan tanpa alasan juga Dila mendadak jadi malas pulang. Semua ini gara-gara Vani. Entah kenapa, sejak kejadian di kantin tadi siang, Dila jadi sedikit enggan untuk bertatap muka dengan cewek itu. Habis, bukannya menjawab ketika ditanya, Vani malah tertawa lalu cepat-cepat mengganti topik. Mencurigakan banget. Di saat Dila sedang malas-malasnya berjalan, sebuah bangku panjang yang ada di taman mendadak menarik perhatian Dila. Selama tiga tahun bersekolah, Dila sama sekali belu

