Tony mencium kening Cora di akhir acara pemberkatan pernikahan mereka. Ia tersenyum bahagia, sedangkan Cora bersandiwara untuk melengkapi kebahagian lelaki itu. Walaupun tidak ada yang menyadari perasaan cemasnya selain para sahabatnya itu, ia tetap tersenyum. Ia tidak ingin terlihat menangis di acara pernikahannya sendiri dan menghancurkan acara pernikahannya itu. Jantung Cora berdebar dengan kencang, jantungnya tidak bisa berdetak dengan normal saat ini.Ia merasa gugup dan takut dengan kehidupan pernikahannya nanti. Ia mengarahkan pandangannya ke arah kedua orang tuanya yang tersenyum bahagia ke arahnya, ia tersenyum tipis ke arah kedua orang tuanya itu. Ia merasa pengorbanannya itu tidak sia-sia jika ia bisa melihat senyuman bahagia pada wajah kedua orang tuanya. Cora menarik napas

