*** Aruna mengembuskan napasnya dengan lega begitu dokter mengatakan jatuh sakitnya Biru hanya karena kelelahan. Setidaknya tidak ada yang serius pada kondisi kesehatan bocah lelaki itu. Namun, tetap saja Una merasa bersalah. Ia menduga Biru kelelahan karena asyik bermain bersamanya kemarin. Biasanya Biru tak pernah bermain seperti itu. Mungkin fisiknya terkejut hingga merasa lelah dan berujung jatuh sakit. Oleh karena itu lah Una terdiam di taman sendirian. Hanya karena rencananya yang ingin meluluhkan hati Biru dan merebut hati Arsen, Biru menjadi korbannya. Una menyesal karena telah membuat Biru kelelahan dan sakit. Ia menyesal telah memanfaatkan Biru seperti ini. Embusan napas berat kembali terdengar. Tidak ada ikatan yang pasti antara dirinya dan Biru, tetapi hanya dengan meliha

