*** Arsen baru saja mendapatkan telepon dari rumah mengenai Biru yang jatuh sakit. Ingin sekali Arsen kembali ke rumah dengan segera, tetapi pekerjaannya belum selesai. Pada akhirnya, hanya Satu pilihan yang lelaki itu miliki. Ia meminta Ilia kembali lebih dulu. "Kamu pulang duluan aja. Biru sakit." Begitu Arsen menginformasikan keadaan Biru kepada perempuan yang menjabat sebagai sekretarisnya itu. Ilia sempat mendecakan lidahnya dengan kesal, tetapi terdiam begitu melihat Arsen menatapnya dengan mata yang tajam. Tanpa berpamitan Ilia pun pulang, kembali ke Jakarta untuk menengok Biru. Ia tidak bisa menghindar bila Arsen sudah memaksanya. Lelaki itu akan memberikan banyak alasan jika ia menolak. Ilia kembali lebih dulu. Sementara Arsen terpaksa menunggu sehari lagi. Pekerjaannya

