*** Una dan Biru kembali ke kamar setelah makan malam yang memang sempat mereka lewatkan karena tertidur. Kini keduanya sudah berada di dalam selimut. Tampak asyik saling memandang. Sebenarnya Una penasaran kenapa Biru mengerjainya secara terus menerus selama ini, lalu ia juga penasaran kenapa mala mini Biru begitu menempel dengannya. Namun, Una melewatkan pertanyaan itu agar mereka tidak canggung. Menurut Una, yang lalu biar lah berlalu. Suatu hari mungkin ia bisa bertanya ketika hubungan mereka benar-benar sudah baik-baik saja. “Ayo tidur lagi, Ganteng!” Biru tersenyum tipis. Tante Una sering sekali memanggilnya seperti itu. “Iya, tante tidur juga ya,” balasnya. Una mengangguk singkat. Ia menyempatkan diri untuk mencium kening Biru sebelum ikut memejamkan mata. Merasakan itu memb

