"Flo Andiani," panggil guru matematikanya. Flo yang disebut namanya itu reflek mengangkat satu tangannya. Di samping Flo, Tiara sudah memasang wajah horor. "Ini hasil ujian kamu kemaren," ucap Bu Guru sambil mengangkat kertas ujiannya. Ketar-ketir, itulah yang Flo rasakan saat ini. Ia tidak pernah setakut ini menerima hasil ujian. Padahal yang mengerjakan kemarin bukan dia. Flo dengan berat hati berjalan ke depan. Cewek itu menerima kertas yang diberikan gurunya. Ia belum berani membuka kertas itu dan membaca isinya. Flo duduk di bangkunya dengan tenang. Sedangkan Tiara di sampingnya sudah grasak-grusuk. Tangannya menghadiahi lengan Flo dengan colekan-colekan mengganggu. "Enggak mau!" tolak Flo. Ia benar-benar belum siap melihatnya. "Ish!" Tiara merebut kertas itu. "Biar gue aja yang

