"Bay, Flo gue turun duluan, ya!" Flo menyambut hi five dari Tiara. "Hati-hati!" Mereka memang satu jalur, tapi Tiara turun lebih dulu. Flo kembali sendiri dalam angkot. Melihat ibu-ibu di depannya menggunakan kalung, Flo jadi kepikiran dengan nasib kalung dan Sandy. Flo menepuk pipinya, itu bukan urusan dia. Dia sudah memutuskan untuk melupakan Sandy dan kalung matahari. Ia tidak boleh memikirkan itu lagi. "Gue ke rumah sakit, gue koma!" "Plis percaya sama gue!" Kata-kata itu kembali terngiang oleh Flo. Flo mengacak rambutnya berharap pikiran itu menghilang. Nyatanya tidak. Justru penumpamg angkot jadi melihatnya. Membuat Flo pada akhirnya merapikan kembali rambut lurusnya dan melempar pandangan ke luar jendela. Flo turun dari angkot tepat di halte depan kompleknya. Turun dari angko

