Chapter 90

1007 Words

30 menit sebelum pengumuman menggemparkan ... Damian merasa kesal karena ayah Faranisa meminta dirinya untuk berdansa dengan putrinya. Bahkan, lelaki itu tak peduli Aileen ada di sana. Seolah-olah tak menganggap kehadiran istri sah Damian. Belum lagi, Sabrina juga setuju akan permintaan Hendra—ayah Faranisa. “Kalian, kan teman lama. Jadi, tidak ada salahnya untuk berdansa,” ujar Sabrina. Hendra dan Faranisa tersenyum tanpa tahu malu. Sementara, Damian mengepal. Masih mencoba untuk tenang agar tak mengacaukan suasana pesta. Aileen di sampingnya tak bersuara. Namun, ia tahu kalau wanita itu kesal setengah mati. “Aku, bahkan belum berdansa dengan istriku,” Damian menggeleng sembari memutar bola mata. “Dan kalian tanpa tahu malu memintaku untuk berdansa dengan wanita lain? Aku tidak tahu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD