Aileen berhasil membujuk Damian agar tak menemuinya. Tetap berada di ruang tunggu bersama para pengawal. Ia tak mau membuat Damian menjadi khawatir karena hal ini. Sudah jelas pria yang membawakan teh untuknya bukan orang suruhan Damian. Aileen sudah mampu menebak kalau ada yang tidak beres di sini. Seseorang sedang mengawasi mereka dan kemungkinan merencanakan hal buruk. Seusai pertemuan nanti, Aileen akan meminta Damian untuk waspada. Namun, mengingat mereka membawa pengawal elite kemari, harusnya masalah ini bisa teratasi. Suara ketukan pada pintu menyadarkan Aileen dari pemikiran mendalamnya. Ia berujar, “Masuklah.” Pengawal berambut panjang yang pergi menyelidiki pria tersebut, masuk ke dalam ruangan bersama pengawal lain. “Nona Aileen, saya sudah kembali. Mengenai pria yang memb

