Cerita hari itu

2001 Words

Karel salah tingkah. "Ah, ini. Kebetulan lagi lewat terus ngadem dulu di sini, enak juga ternyata ya area asrama cewek." Karel beralasan. Untungnya Starla percaya saja. Tidak terlalu peduli gelagat Karel. "Oh gitu, ya udah kalau gitu gue masuk dulu ya." Starla hendak pamit. Karel mencekal pergelangan tangan Starla saat kaki cewek itu melangkah. "Sorry, lo udah makan malam? Gue lagi pengen sesuatu yang berkuah untuk dimakan. Kira-kira apa ya?" Sengaja supaya bisa makan bareng Starla lagi. Orang kalau lagi jatuh cinta pengennya nempel mulu. Ingin ketemu terus si doi. "Bakso depan kampus, deket halte itu enak banget. Lo mau nyobain ke sana? Gue yang traktir." Ditawari begini Karel makin senang, kesempatan baginya. "Nggak nolak kalau lo yang atur." Karel bahagia. "Tunggu dulu tapi, gu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD