Siapa Salma sebenarnya?

2000 Words

Sehari sebelum acara kampus. "La, tolong dong mau ya anterin gue ke suatu tempat. Gue traktir lo makanan enak deh habis ini, janji deh!" Salma membujuk Starla sejak kemarin. Entah di chating, telfon bahkan sekarang dia menemui Starla secara langsung di kantin. "Dia nggak mau, jangan dipaksa." Anya turun tangan, sudah muak dengan Salma yang merengek terus di depan mereka. "Hus Anya, nggak boleh gitu. Gue bukannya nggak mau Sal. Tapi, hari ini gue emang ada persiapan buat besok," kata Starla jujur. "Kebetulan ini berkaitan dengan besok, jadi pas banget kan sama yang mau Lo persiapkan." Salma masih gencar membujuk. Anya melengos. Sudah tidak tahan lagi. "Sama gue aja yuk. Starla ada perlu, biarin aja dia selesaikan sendiri." "Lo yakin, Nya? Bukannya Lo harus mempersiapkan sesuatu juga?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD