Panggilan berakhir, Starla menghembuskan napas beberapa kali. Menyimpan ponsel di atas meja, melirik ke arah ranjang. Rupanya Reyhan tertidur di sana. Memilih meninggalkan ponselnya di atas meja belajar, Starla jalan ke arah kasurnya. Ikut rebahan di sana, nempel sama bantal beberapa detik kemudian sudah terpejam. Ditemani Reyhan yang tidurnya tidak beraturan. Pintu kamar yang terbuka menampakkan sosok Tante Marissa yang berniat menengok mereka berdua. Ternyata sudah pada tidur siang. Sekarang pukul dua lebih, waktu emang sangat cepat. Tante Marissa menutup pintu kamar Starla lalu dia turun ke bawah menemui Ayah Starla yang sedang nonton televisi di ruang tengah. Ikut nimbrung sambil bermain ponsel. Tiba-tiba Ayah Starla nyeletuk. "Marissa, coba kamu tengok almari di sana, masih ada ua

