Canggung

1596 Words

Mami Flo nampak mencerna apa yang baru saja diucapkan oleh sahabat putrinya tersebut. Sementara Amanda sempat melirik ke arah Flo dan Bima yang posisinya saat ini sudah mirip seperti lilin siap pahat. Tegap dan tidak bereaksi apa-apa. Wajah mereka juga kaku dan nyaris tanpa ekspresi. Amanda memandang mereka dengan tatapan sedih. Kasihan. Mereka mesti ketahuan dalam kondisi seperti itu. “Laki-laki itu beneran sepupu kamu, Nda?” Mami mencoba memastikan. Gadis itu menoleh pada Mami Flo dan mengangguk. “Beneran, Tante,” jawabnya sungguh-sungguh. Untuk meyakinkan Mami nya Flo, Manda kemudian mengeluarkan ponselnya dari tas dan langsung membuka galeri. Begitu ditemukannya foto Bima bersama keluarga besarnya, Manda langsung menunjukkan pada Mami Flo di sebelahnya. “Ini foto dua bulan lalu sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD