Pesan Mami

1523 Words

Tentu saja Mami Flo tidak langsung menerima uluran tangan Bima padanya. Diperhatikannya lekat dan ditatapnya baik-baik lelaki yang kali ini berpenampilan sedikit berantakan (iyalah, baru bangun tidur namanya juga) namun aura wajahnya memancarkan ketulusan. Sama seperti ekspresi yang dirinya lihat dari gambar yang ditunjukkan oleh Manda padanya. Wajah dan sorot mata lelaki ini tulus dan meneduhkan. Sekali lihat saja Mami sudah bisa menyimpulkan bahwa keterangan yang diungkapkan oleh Amanda sama sekali tidak dilebih-lebihkan. Bukan juga semata karena dia sepupunya lalu hanya hal-hal baik saja yang diucapkan. Setelah memperhatikan Bima dengan saksama, barulah Mami menerima uluran tangan itu dan bersedia menyalaminya. “Kamu belum jawab pertanyaan saya tadi,” ucap Mami. “Kamu nggak punya rum

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD