08. Bicara soal hati

903 Words

Sudah hampir sebulan ini Niana menempati kos-kosan dengan fasilitas yang setara dengan Apartemen, selama itu juga El-Fatih benar-benar merealisasikan ucapannya tempo hari saat pertama kali Niana berjanji untuk mengandalkan laki-laki itu sebagai pacarnya. "Terus kerjaan aku gimana? Kak Stella masih butuh aku, El. Aku nggak bisa ijin kerja berhari-hari apalagi sampai berhenti---" "Aku yang akan antar jemput kamu tiap hari. Nggak usah ngerasa nggak enak sama aku, biarin aku jadi berguna sebagai pacar kamu. Oke?" Dengan berat hati, Niana akhirnya mengangguk. El-Fatih tersenyum lebar, merasa puas karena berhasil membujuk Niana yang keras kepala. "Good girl." Dan perempuan normal manakah yang bisa menolak pesona dan segala perlakuan manis dari laki-laki itu? Jujur saja, mencintai El-Fatih a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD