Bab 30 Kabar

1772 Words

Raina berkacak pinggang. Matanya menyipit sebal. Diperhatikannya si pria yang sedang merapikan rambutnya yang acak-acakan. Tatapannya beralih pada si wanita yang sedang merapikan pakaiannya yang tersibak. Dia memang seharusnya tahu bahwa pria itu memang bukan orang baik-baik. “Mana pak Kasno?” tanyanya setengah berteriak. “Mencari ponselmu?” tanya si pria. Dia adalah Faiz. “Ya.” Raina menjawab ketus. Faiz maju seraya merogoh saku celananya. Diulurkan ponsel itu pada Raina ketika sudah berhadapan. “Ini.” Raina merebut ponsel itu dengan ganas. “Terima kasih!” dia hampir berteriak. Tanpa berkata apa pun lagi, dia berbalik lalu berjalan pergi. “Raina, tunggu!” Faiz mengejar yang membuatnya semakin mempercepat langkahnya. “Raina!” lalu ditarik tangannya hingga berbalik. “Apa?” dia berta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD